Pancasila, Aku Padamu

Puisi ini merupakan refleksi filosofis dan kritik sosial terhadap penerapan nilai-nilai Pancasila di Indonesia. Disajikan dalam irama metaforis dan spiritual, puisi ini mengangkat tema tentang kekayaan bangsa yang kontras dengan penderitaan rakyat akibat ketimpangan, korupsi, dan pengkhianatan terhadap cita-cita luhur Pancasila.

VOICES FROM THE EAST

Hasnulir Nur (Aktifis CEIS Makassar)

6/5/2025

Pancasila, Aku Padamu

Pancasila
Satu dan dua kosmologi
Tiga, empat, dan lima ideologi
Persatuan Indonesia transenden
Kemanusiaan yang adil dan beradab lahiriah imanen
Demokrasi yang dipimpin oleh hikmah ilahiyah
Keadilan, gerak eksistensial sosial insaniyah

Terpenuhi pondasi filosofi
Bukan sekadar progresif, tapi gerak perfeksi
Apalah maju jika tak menyempurna
Menginstitusi tanah kita yang orang bilang tanah surga
Mengonstitusi Nusantara yang bukan lautan, hanya kolam susu
Dasar filosofinya kokoh, buminya surga berkilau
Kaya alam, kaya manusia, kaya budaya, kaya agama, kaya suku
Bentang buminya bak hamparan permadani mutu manikan
Nikmat mana lagi yang kau dustakan

Lalu, kenapa Ibu Pertiwi sedang bersusah hati?
Apa karena putra-putrinya gugur sebagai kusuma bangsa di taman bakti?
Atau karena pejuang pangan sedang sakit tak diobati?
Atau karena hak sejahtera pejuang pabrik diamputasi?
Atau karena hak sehat, sekolah, dan bekerja dimanipulasi?
Dana-dana sosial dimutilasi?
Atau
Pengurus rumah tangga khianat hati
Jilati penjajah lewat investasi
Ludahi permadani negeri sendiri
Setelah liurnya sembur mantra kesejahteraan
Komat-kamit rafalkan jampi-jampi kemakmuran
Dendangkan lagu pertumbuhan ekonomi
Garuda di dadanya, tipu anggaran di otaknya
Garuda di saku bajunya, amplop suap di saku celananya
Ceramah Pancasila sangat fasih
Korupsinya juga masih

Padahal,
Sumber karakter sebanyak suku yang ada
Sumber kearifan sebanyak budaya yang ada
Sumber hikmah kebijaksanaan sebanyak agama yang ada
Sumber etik-moral sebanyak kepercayaan yang ada

Bukan salah bunda mengandung
Bukan pula salah Pancasila mengasuh

Pancasila
Satu dan dua kosmologi
Tiga, empat, dan lima ideologi
Pancasila
Aku padamu

(Note: Puisi ini dibacakan dalam Forum Diskusi Publik dan Nonton Bareng Film "PANCASILA IS ME" Produksi ICRS, Pusat Studi Pancasila UGM, WATCH DOC di Sekretariat CEIS dan Al Hikmah Institute, 04 Juni 2025)